Oeni Dhian with Her Small World..... ^_^

 

            Beberapa waktu lalu, Saya membeli buku karya Habiburrahman yang berjudul “Ketika Cinta Bertasbih”. Dan dibawahnya ada kalimat “Dwilogi Pembangun Jiwa”. Ketika tahu bahwa itu adalah novel pertama dari dua novel yang bersambung, Saya membatalkan membacanya, dan menunggu hingga terbit lanjutannya saja. Karena Saya tidak suka membaca novel bersambung yang menggantung karena menunggu lanjutannya terbit. Namun keisengan saya muncul. Saya tertarik dengan istilah DWILOGI pada kalimat dibawah judul utama novel.

            Kemudian Saya membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia. Terbitan Balai Pustaka Jakarta. Kepunyaan Saya adalah cetakan ke IV dari edisi ke II dan terbit pada tahun 1995. Saya lalu mencoba mencari pengertian beberapa istilah yang sering digunakan di dunia karang mengarang. Berikut diantaranya :

 

  1. Antalogi (halaman 49) merupakan Kumpulan karya tulis pilihan dari seseorang atau beberapa orang pengarang.
  2. Cerita Pendek (halaman 186-187) merupakan Kisahan pendek (kurang dari 10.000 kata) yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi (pada suatu ketika).
  3. Cerita Bersambung (halaman 186) merupakan Cerita Rekaan yang dimuat sebagian demi sebagian, secara berturut-turut di dalam surat kabar atau majalah.
  4. Novel (halaman 694) merupakan Karangan Prosa yang panjang menandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang disekitarnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.
  5. Novela atau Novelet atau Novel Pendek (halaman 694) merupakan Kisahan Prosa rekaan yang lebih panjang dan lebih kompleks dari cerita pendek, tetapi tidak sepanjang novel, jangkauannya biasanya terbatas pada satu peristiwa, satu keadaan dan satu titik tikaian.
  6. Trilogi (halaman 1072) merupakan Seni karya sastra yang terdiri atas tiga satuan yang saling berhubungan dan mengembangkan satu tema. Atau tiga hal yang sering bertaut dan saling bergantung.

 

Dan yang uniknya…Saya tidak berhasil menemukan kata DWILOGI pada kamus besar bahasa Indonesia tersebut. Saya tidak tahu, apakah memang Kamus saya memang kurang kosa katanya, atau memang istilah Dwilogi itu memang tidak ada dan tidak pernah digunakan dalam Bahasa Indonesia. Sehingga menarik perhatian Saya.. mengapa digunakan istilah Dwilogi ya ? apakah menafsirkannya dari kata Trilogi  yang terdiri dari tiga cerita yang bertaut, sehingga jika hanya dua cerita yang bertaut lalu menjadi Dwilogi?.

 

Adakah yang tahu ,.. darimana munculnya istilah Dwilogi ini ? Apakah pada kamus besar Bahasa Indonesia edisi terbaru kosa kata tersebut telah ada ? atau mungkin ada Kamus lainnya yang bisa menjelaskannya?


lovelessromantics wrote on May 7
Iya ya..... Ehm, Mbak? Uni? Kakak? Ayuk?...... Trilogi, kuatrologi, ..... berarti seharusnya ada pentalogi, heksalogi..... oktalogi...... Tapi dwilogi ga ada ya? Saya juga sering bingung mencari kata-kata di KBBI edisi kedua, sepertinya memang sudah saatnya saya update ke edisi selanjutnya.
cambai wrote on May 7
Iya ya..... Ehm, Mbak? Uni? Kakak? Ayuk?...... Trilogi, kuatrologi, ..... berarti seharusnya ada pentalogi, heksalogi..... oktalogi...... Tapi dwilogi ga ada ya? Saya juga sering bingung mencari kata-kata di KBBI edisi kedua, sepertinya memang sudah saatnya saya update ke edisi selanjutnya.
hehehe..
ini iseng aja mikirnya fa...
kemaren waktu tau andrea hirata malah bikin tetralogi novelnya.. uni juga bengong...lho ada lagi toh istilah lain..
mungkin uni harus beli lebih KBBI edisi terbaru ya.. kayaknya peleburan bahasa asing ke bahasa indonesia makin banyak akhir2 ini..

mudah2an efek dari "cinta laura" dengan dialek bulenya juga gak ngaruh ke kamus kita ya..hehehehe
Comment deleted at the request of the author.
lovelessromantics wrote on May 7
cambai said
hehehe..
ini iseng aja mikirnya fa...
kemaren waktu tau andrea hirata malah bikin tetralogi novelnya.. uni juga bengong...lho ada lagi toh istilah lain..
mungkin uni harus beli lebih KBBI edisi terbaru ya.. kayaknya peleburan bahasa asing ke bahasa indonesia makin banyak akhir2 ini..

mudah2an efek dari "cinta laura" dengan dialek bulenya juga gak ngaruh ke kamus kita ya..hehehehe
Iya Ni, sepertinya bahasa kita jadi tambah kaya....... Tambah kaya bule, maksudnya, wahahaaah....... Apa bole buat, orang Indonesianya sendiri suka bingung berhadapan dengan bahasa aslinya, lebih akrab dengan bahasa asing, terus terang saya juga begitu.......
cambai wrote on May 7
Iya Ni, sepertinya bahasa kita jadi tambah kaya....... Tambah kaya bule, maksudnya, wahahaaah....... Apa bole buat, orang Indonesianya sendiri suka bingung berhadapan dengan bahasa aslinya, lebih akrab dengan bahasa asing, terus terang saya juga begitu.......
iya..makanya kadang2 uni juga kelimpungan ama bahasa sendiri..belum lagi bahasa daerah yang juga "meramaikan" bahasa kita ya..
tapi seru2 aja sih.. ^_^
lovelessromantics wrote on May 16
cambai said
iya..makanya kadang2 uni juga kelimpungan ama bahasa sendiri..belum lagi bahasa daerah yang juga "meramaikan" bahasa kita ya..
tapi seru2 aja sih.. ^_^

Makanya, inilah konsekuensi dari hal yang Uni sampaikan kepada saya; "indahnya perbedaan". Siap-siap menghadapi segala perbedaan yang "meramaikan", hehehe......

Ya emang seru sih. Seru tapi membingungkan. Membingungkan tapi seru. Kebayang dong gimana kalau orang Medan jumpa Sunda? Orang Medan bilang "Alah, banyak kali basa-basi si Sunda ini!", orang Sunda membatin "Haduh Gusti, urang Medan ngomongnya kasar pisan, nyak???"

Hehehe......
cambai wrote on May 16
Ya emang seru sih. Seru tapi membingungkan. Membingungkan tapi seru. Kebayang dong gimana kalau orang Medan jumpa Sunda? Orang Medan bilang "Alah, banyak kali basa-basi si Sunda ini!", orang Sunda membatin "Haduh Gusti, urang Medan ngomongnya kasar pisan, nyak???"
kalau udah gini... its fun living in indonesia ya...^_^
lovelessromantics wrote on Jun 6
Apalagi kalo gak ada konflik ya? Wahahah mimpi kaleeeee....
cambai wrote on Jun 6
Apalagi kalo gak ada konflik ya? Wahahah mimpi kaleeeee....
^_^
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help