Oeni Dhian with Her Small World..... ^_^

Blog Entry[Terawih 5] : Perempuan dan MesjidSep 16, '07 6:48 PM
for everyone

[*maaf nih..mostingnya baru sahur.. semalam maag dian kumat..jadi istirahat abis terawih..^_^]

 

Ide dibuatnya tulisan ini, dikarenakan ada pertanyaan Mbak Lili pada salah satu postingan Dian sebelumnya, maka dian tertarik untuk mencoba mencari tau mengenai perempuan disunahkan untuk sholat dirumah ketimbang ke mesjid.

Setelah membaca hal tersebut dan menimbang akan apa yang sudah Dian kerjakan selama ini serta keterbatasan ilmu agama yang dimiliki.. Dian coba mencari tahu mengenai hubungan Perempuan dan Mesjid..terutama jika di bulan Ramadhan ini…

Mudah-mudahan tulisan ini memiliki hikmah…

 
[mohon kritik membangun jika ada yang salah atau tidak pas.. mengingat minimnya ilmu agama dan tulisan ini lebih banyak berdasarkan hasil bacaan saja…. Thanks ^_^]

 
Berikut Dian kutip beberapa hadish shahih dari buku : Fiqih Wanita : Edisi Lengkap. Karangan Syaikh Kamil Muhammad ‘ Uwaidah. Terbitan Pustaka Al-Kautsar-Jakarta tahun 1998. Pada Halaman 161-162 :


-         Janganlah kalian melarang kaum wanita pergi ke mesjid, akan tetapi rumah adalah lebih baik bagi mereka [HR Ahmad dan Abu Dawud].

-         Janganlah kalian melarang hamba-hamba Allah (dari kaum wanita) untuk melangkah ke mesjid-mesjid-Nya, dan hendaklah mereka pergi dengan tidak memakai wangi-wangian. [HR Ahmad dan Abu Dawud].

-         Sebuah hadish riwayat dari Ummu Humaid Al-Saidi, Ia mendatangi Rasulullah dan berkata : “Wahai Rasullulah, Sesungguhnya aku lebih suka sholat bersamamu”. Beliau menjawab : aku mengetahui akan hal itu. Akan tetapi sholatmu di kamar adalah lebih baik daripada sholatmu di mesjid kaummu. Dan sholatmu di mesjid kaummu adalah lebih baik daripada sholatmu di mesjid jami’.” [HR Ahmad dan Thabrani].

 

Disimpulkan pada buku itu  :

-         bahwa diperbolehkan bagi kaum wanita pergi ke mesjid untuk mengikuti sholat berjamaah, tentunya dengan syarat harus menghindari segala sesuatu yang dapat memancing syahwat laki-laki dan menimbulkan fitnah.

-         Bagi wanita muslimah, sholat di rumah adalah lebih afdhal.

 

Dengan demikian, menurut analisa Dian..selama pergi ke mesjid [terutama jika pergi bersama suami sehingga bisa terhindar fitnah] ataupun tidak memancing syahwat laki-laki [dengan pakaian, perhiasan ataupun parfum], maka diperbolehkan untuk pergi ke mesjid..dan sholat. Termasuk sholat terawih ataupun sholat wajib lainnya.

 
Selain itu.. Dian coba menganalogikan.. karena sifat keafdhalan sholat dirumah adalah menghindari fitnah, maka lebih baik bagi wanita muslimah tidak pergi keluar rumah yang beresiko mengundang fitnah.

Namun demikian….Bagaimana dengan para perempuan pekerja ? yang pergi dari rumah lepas subuh dan baru pulang ke rumah lepas magrib ?

Bagaimana dengan perempuan yang pergi umrah atau haji tanpa muhrimnya melainkan ikut rombongan berhaji atau berumrah…??

Dan banyak lagi kegiatan perempuan keluar rumah yang tidak termasuk ibadah seperti perempuan yang shopping di mall, makan2 diluar bersama teman-teman ataupun sekedar belanja sayur di pasar tradisional…??

 

Semuanya itu jika diperbolehkan dilakukan oleh perempuan dengan berbagai alasannya, [termasuk ibadah seperti bekerja membantu suami, atau bekerja mengajar membagi ilmu yang bermanfaat atau lainnya]… maka.. seharusnya pergi ke mesjid dengan tujuan beribadah berjamaah untuk merasakan suasana ramadhan adalah diperbolehkan …

Iyakan ??? ^_^

 

Berdasarkan hasil riset kecil-kecilan Dian dan diskusi dengan Bang Asis..maka dian membuat kesimpulan sederhana…. Jika perempuan jaman sekarang bisa dan boleh pergi bekerja sendirian ke luar rumah… maka tentunya akan boleh juga buat si perempuan tersebut pergi ke mesjid untuk sholat berjamaah.

Intinya adalah..jangan sampai kepergian kita tersebut mengundang fitnah.

Jadi kalau mesjidnya terlalu jauh dan dikhawatirkan keselamatan diri serta munculnya fitnah..maka lebih baik sholat dirumah…

Tapi kalau mesjidnya hanya berjarak 30-40 langkah dari rumah… mengapa tidak sholat di mesjid saja kan ?

 

 

Selanjutnya… Ringkasan Ceramah Terawih :

 

Malam ini yang ceramah DR.Usman Shihab..salah seorang dosen UIN Jakarta.

Beliau membahas ttg siapakah pendusta agama. Yakni orang yang menghardik anak yatim dan tidak menyantuni orang miskin…

Pendusta agama juga merupakan orang yang tahu seharusnya dia membantu anak yatim, namun tidak pernah melakukannya. Dia juga tahu bahwa ia harus menyantuni orang miskin, tapi tidak pernah dilakukannya.. bahkan termasuk dalam kategori orang pendusta agama ini adalah orang yang sholat tapi masuk neraka .. contohnya orang yang selalu menjamakan sholat magribnya ke isya ketika mereka pulang kantor dari daerah Sudirman. Hal ini merupakan hal rutin..sehingga seharusnya mereka tahu bahwa harus disiasati..bisa saja dengan sholat magrib di kantor baru pulang,… atau berhenti dulu ditengah jalan, cari mesjid untuk sholat magrib baru pulang. Jadi bukan menjamak sholat tiap hari. Karena ketentuan jamak sholat sendiri sudah ada aturannya.

 

 

 

 

 


12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bundaathira wrote on Sep 16, '07
cambai said
Bagaimana dengan perempuan yang pergi umrah atau haji tanpa muhrimnya melainkan ikut rombongan berhaji atau berumrah…??
Udah rule dr Saudi Embassy, s'orang wanita nggak akan dikasih visa umroh/haji kalo nggak disertai mahrom-nya kecuali udah di atas 40 thn umurnya. Dan nama mahrom ini t'tulis di visa tsb. Tapi emang banyak perempuan yg dimuhrimin sama perempuan juga ato sama yg sebenernya bukan muhrimnya wkt mereka umroh/haji...nah, ini yg perlu dapet p'hatian extra dari travel/rombongan yg diikutinya.
cambai wrote on Sep 16, '07
Tapi emang banyak perempuan yg dimuhrimin sama perempuan juga ato sama yg sebenernya bukan muhrimnya wkt mereka umroh/haji...nah, ini yg perlu dapet p'hatian extra dari travel/rombongan yg diikutinya.
setuju nih mbak lulu.. mesti ada perhatian dari pihak pemerintah juga kan ya ?

makasih nih.. pagi2 udah bersedia komen postingan dian..

apa kabar nih bundaathira ????
bundaathira wrote on Sep 16, '07
cambai said
maka.. seharusnya pergi ke mesjid dengan tujuan beribadah berjamaah untuk merasakan suasana ramadhan adalah diperbolehkan …
Setuju...................................!!! Tujuan kita sholat tarawih di masjid untuk memeriahkan suasana Romadhon, begitu juga di waktu Subuh...banyak perempuan yg pengen sholat di masjid juga di bulan Romadhon ini.

Satu lagi, i'tikaf...kegiatan b'khalwat di masjid pada 10 hari t'akhir yg biasanya hanya dilakukan o/ kaum pria...skarang b'berapa masjid juga menyediakan i'tikaf u/ family. In my own opinion, ini great banget! Daripada ibu2 sibuk ngisi toples & thowaf di mall krn blom punya selop yg matching sama baju lebarannya, mendingan dipakai buat nunggu "Malam 1000 Bulan".

Mumpung blom ada baby, Uni punya planning nggak neh u/ ikutan i'tikaf sama Bang Asis...? :)
cambai wrote on Sep 16, '07
Mumpung blom ada baby, Uni punya planning nggak neh u/ ikutan i'tikaf sama Bang Asis...? :)
belum pernah terpikir mbak lulu...
dian sekarang jadi terpikir mencari informasi mengenai i'tikaf sendiri..(thanks udah ngingetin ya mbak..)

lagipula..bang asis jadwal kerjanya off-on shore seminggu-seminggu... kalau mau i'tikaf sendiri tanpa suami..belum berani ^_^

tapi apapun itu..jelas lebih baik beribadah daripada sibuk ngisi toples kue ya..hehehe..

yang penting satu hal...dalam beribadah ke mesjid jangan sampai menimbulkan fitnah dan kesulitan bagi si perempuan itu sendiri ya...
multa2001 wrote on Sep 16, '07
wahhhh tfs ya dian selama ini cuma denger doang kalu baca begini kayaknya lebih afdol deh...........
cambai wrote on Sep 16, '07
wahhhh tfs ya dian selama ini cuma denger doang kalu baca begini kayaknya lebih afdol deh...........
sebetulnya dian yang harus terima kasih ke mbak lili nih.. karena ada pertanyaan terkati tersebut.. membuat dian jadi pengen cari informasi...

[kebiasaan jadi bu guru nih.. jadinya kalau ada yang nanya..suka dicariin jawabannya..hehehehehe].

mudah2an mendapat hikmah ya mbak.. amin.....
kudusamrullah wrote on Sep 17, '07
Kalau kembali ke awal dari semua ajaran agama Islam dan peraturannya, yang paling mendasar adalah, sebaiknya wanita itu dirumah. Dengan kemajuan zaman dan pola fikir, maka semakin kesini semakin bergeser. Semakin banyak pembenaran, dan semakin banyak yang ber ijtihad. Semuanya kembali ke keyakinan dan pendapat individu. Satu hal...hargai dan hormati pendapat orang lain, dan jangan memaksakan kehendak. Mom kira, kalau sudah begitu, kita semua akan aman2 saja dan tidak berpolemik yang mengundang kontroversial.
rockm4m4 wrote on Sep 17, '07
Astaghfirullah.. makasih ya Di.. loe udah ingetin gue.. *for whatever it is.. cannot tell doongg..*
cambai wrote on Sep 17, '07, edited on Sep 17, '07
Satu hal...hargai dan hormati pendapat orang lain, dan jangan memaksakan kehendak. Mom kira, kalau sudah begitu, kita semua akan aman2 saja dan tidak berpolemik yang mengundang kontroversial.
Dian kira.. apa yang dian tulis juga mewakili statement mama selama ini ya....
makanya didalam tulisan Dian tetap menyatakan bahwa sholatnya perempuan yang paling afdhal di rumah...
Dian cuma menghindari upaya sebagian orang yang "melarang" perempuan ke mesjid.. karena kata "larangan" [thd perempuan ke mesjid] tidak pernah ada kan Mom ?

makasih sharing nya ya bos...
tolong diingetin aja kalau ada kesalahan yang fatal dari setiap postingan Dian...
^_^
cambai wrote on Sep 17, '07
Astaghfirullah.. makasih ya Di.. loe udah ingetin gue.. *for whatever it is.. cannot tell doongg..*
wah..ngingetin apa nih mbak dian ?
mudah-mudahan ngingetin yang baik2 ya... ^_^
rockm4m4 wrote on Sep 17, '07
idiih.. kan gue udah bilang cannot tell dong! tapi oke deh.. gue selalu gabung zuhur ke ashar. kan magrib di sini jam 7.30. gue selesai kerja jam 5, sampek rumah jam 6 masih keburu kan. bukannya apa2, kantor gue gak ada mushola. gak ada tempat bersih buat sholat. mau tumpang di barak pekerja laah lelaki semua!!! mesjid gak ada deket2 sini, ada tapi mesti naik bis dulu. tapi gue mau minta pekerja gue buatin tempat sholat buat gue deh.. thanks ya Di..mmmmuah!!!!
cambai wrote on Sep 17, '07
tapi gue mau minta pekerja gue buatin tempat sholat buat gue deh.. thanks ya Di..
oooo gityu ^_^..
berarti mbak dian udah terniat untuk mensiasati kondisi nyakan... ?
dian doain dari sini supaya lancar aja ibadahnya ya..amin...

kembali kasih ya mbak... ^_^
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help