Bukan mau mellow sih.. tapi ya gitu deh… Kemaren Bang Asis back to offshore terminal lagi di dekat wilayah kepulauan Seribu. Dan baru pulang minggu depan…
Sooooo.. kerasa deh kemaren buka puasa sendirian, pergi terawih sendirian, sahur tadi pagi sendirian…..
Sebenarnya sih udah biasa sih begini.. Cuma tetep gak terbiasa aja sih… [maksudnya ??]
Makanya jadi sedih… ^_^
[keterangan: Sebetulnya Dian sih gak terlalu sendiri ya.. karena di komplek perumahan tempat Dian tinggal, ada te’ Ima sekeluarga –adek bungsu papa-, kemudian ada nancy dan dian rae – adek bang asis , serta ada kokoh dan beta – sepupu jauh. Tapi mereka kan dirumah masing2 yaaaa ?]
Hikmahnya sih ada, antara lain : jadi berkurang kebiasaan ngomongin orang..karena sendirian aja dirumah… terus jadi rajin membaca karena mengurangi kebiasaan nonton tivi serta bisa membangkitkan semangat buat nulis tugas akhir kuliah lagi.. –semoga-. ^_^
Ceramah Terawih for today session :
Nikmat terbesar dari Allah untuk manusia itu antara lain :
- Nikmat Iman dan Islam
- Nikmat Kesehatan
- Nikmat Kesempatan
Nikmat Kesehatan dan kesempatan inilah yang paling sering dilupakan untuk disyukuri oleh manusia.
Kesehatan baik, namun untuk pergi sholat atau melakukan puasa.. tidak mau.
Memiliki kesempatan hidup hingga umur 50 thn atau 60 thn atau 70 thn, namun tidak melakukan apa-apa dan menyia-nyiakan waktu yang ada…
Diketahui bahwa manusia merupakan mahluk yang paling rakus diantara mahluk ciptaan Allah. Semuanya dikuasai oleh dua hal, yakni akal dan nafsu.
Oleh karena itu perlu aturan yang jelas dan ketat untuk mengontrol akal dan nafsu. Salah satunya adalah melakukan puasa sebagai sarana latihan untuk mengatur hawa nafsu supaya tidak mengalahkan akal.
Puasa sendiri berarti Menahan.
Menurut syara’ berarti menahan segala hawa nafsu sejak terbit subuh hingga terbenam matahari diwaktu magrib.
Sekedar tambahan :
Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat selalu menangis setiap bulan Ramadhan hendak habis atau diujung bulan. Karena mereka sedih dan khawatir tidak dapat bertemu bulan suci ini lagi di tahun depan.