Ide tulisan ini berdasarkan pengalaman adek ipar Dian… yang baru pindah kerumah mereka di Jalan Maluku 10 di komplek yang sama dengan Dian.
Dian baru tau tadi..setelah ngobrol-ngobrol ama mereka (Nancy dan D.Rae) kalau D.Rae takut ama rumah baru mereka…saking takutnya, D.Rae kalau lagi sendiri (si Ancy kerja) maka dia selalu berada dikamarnya gak kemana-mana dan gak ngapa-ngapain..kecuali kalau Dian datang berkunjung. 
Halah…. Kaget juga Dian..secara nih D.Rae terkenal garang dan sepertinya gak pernah takut apa2..hehehe…
Jadi geli juga sih.. soalnya tuh rumah gak ada apa2 sebetulnya.. tapi ntah kenapa kog bisa jadi takut ya si D.Rae… ?
Dian pribadi kalau kerumah itu biasa aja…
Entah apa yang ditakutkan terhadap rumah yang memiliki kamar diatas satu dan sedikit terbuka bagian lotengnya…Mungkin gak karena pikiran aja.. jadinya takut sendiri..
Jadi mikir…
Boleh gak kita takut terhadap sesuatu yang gak jelas kayak gitu ya…
Dian pribadi sih..selama bukan perampok sih..insyaAllah gak khawatir sendirian dirumah di Palembang, di rumah di Jalan Elang ataupun di rumah kost di Malang…
Tips nya sih :
Percaya dan yakin kalau Allah SWT selalu didekat kita, kemudian ketika nyali menurun segera berwudhu, sholat wajib jika belum melakukannya dan lanjut dengan mengaji, sampai rasa khawatirnya hilang. Terakhir sih.. [ini kalau khawatir perampok atau pencuri pas kita lagi sendirian ya…] pegang atau tarok didekat kita alat untuk melindungi, seperti pisau, kayu atau apapun yang kira-kira dapat membantu keselamatan diri kita. ^_^
Sekarang…Jadi pengen tahu…
Sebetulnya apa rasa takut itu ya? Seberapa jauh seorang manusia itu memiliki rasa takut. Bagaimana agama islam sendiri memandang ketentuan soal takut ini ya… ?
Wah… Nyari info nya kemana nih ???
Akhirnya, berdasarkan hasil goggling Dian, diketahui ada beberapa jenis takut, antara lain : [dikutip dari link http://muslim.or.id/2007/01/05/takut-yang-benar-dan-takut-yang-salah/]
1. Khouf Ibadah
Takut ibadah ialah takut kepada Alloh semata. Jenis ini merupakan ibadah hati yang melandasi ibadah kita kepada Alloh. Dengan takut pada adzab Alloh, takut karena kebesaran dan kekuasaan Alloh maka ibadah kita akan terbentuk dengan benar. Perasaan takut ini hanya boleh ditujukan untuk Alloh, bila tidak maka akan terjatuh ke dalam syirik akbar.
Periksa Alqur’an: (Ar Rohman: 46) (An-Naazi’aat: 40) (An-Nahl: 50) (Al-Bayyinah: 7-8)
2. Khouf Syirik
Takut yang merupakan kesyirikan ialah takut kepada selain Alloh dengan keyakinan bahwa yang ditakuti tersebut dapat memberikan bahaya dan menahan kemanfaatan. Misalnya takut kepada patung atau jin, mayat dan lain-lain, khawatir kalaus ia akan menimpakan atau mendatangkan sesuatu yang menyusahkan.
Periksa Alqur’an : (An-Nisaa’: 77) (Ali Imron: 175) (Al-Maa’idah: 44)
3. Khouf Maksiat
Yaitu seorang hamba takut kepada seseorang atau sekelompok orang sehingga sampai meninggalkan kewajiban atau melakukan perkara terlarang namun tidak sampai pada batasan dipaksa. Maka takut jenis ini adalah maksiat.
Periksa Alqur’an : (Ali Imron: 175) (Al Baqoroh: 150) (Al Ma’idah: 3) (Al Ma’idah: 44)
4. Takut Yang Wajar
Setiap orang tentu punya rasa takut yang memang sudah menjadi fitrohnya. contohnya seperti takut kepada musuh, serangan binatang buas, dan lain-lain. Takut jenis ini adalah boleh selama tidak melampaui batas tabiat.
Periksa Alqur’an : (Al-Qoshosh: 18) (Al-Qoshosh: 21) (Thoha: 45-46) (Thoha: 67-68)
5. Takut Wahmi (Khayal)
Yaitu ketakutan yang tidak ada sebabnya sama sekali atau memiliki sebab yang lemah. Ketakutan jenis ini tercela, orangnya tergolong penakut. Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam memohon perlindungan dari sifat takut ini, karena sifat takut merupakan akhlaq yang ini. Oleh karena itu iman yang sempurna, tawakal dan keberanian bisa menolak khouf jenis ini.
Nah… kalau kita lagi takut.. kita masuk kategori mana nih ????
Ini beberapa link yang terkait masalah takut :
- http://muslim.or.id/2007/01/05/takut-yang-benar-dan-takut-yang-salah/
- http://buhaira.multiply.com/journal/item/13/Harap_dan_Takut
- http://hafez.wordpress.com/2007/07/11/asy-syajaah/
- http://antosalafy.wordpress.com/2007/05/24/takutlah-kepada-allah/
- http://kikil.com/mistery/t-cara-paling-ampuh-tak-takut-hantusetan-17538.html
- http://forums.siutao.com/viewtopic.php?p=21979
Ringkasan Ceramah hari ini :
Rasulullah pernah berkumpul dengan para sahabatnya setelah sholat isya berjamaah. Kemudian Beliau berkata “ wahai para sahabat, kelak sesungguhnya umatku akan terkena banyak penyakit, yaitu penyakit umat”.
Yang dimaksud dengan penyakit umat itu ada 6 macam, yakni :
1. Kufur nikmat, dimana seseorang tidak mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah kepada dirinya.
2. Sifat sombong. Merupakan salah satu sifat setan, karena hanya setanlah satu-satunya mahluk Allah yang tidak bersedia tunduk kepada Adam AS.
3. Sifat Takasur atau serakah atau lobak
4. Sifat saling bersaing secara tidak sehat.
5. Sifat saling membenci..
6. Hasad atau dengki pada orang lain.
Bicara tentang kufur nikmat :
Pada dasarnya ada 2 macam nikmat dari Allah SWT , yakni :
1. Nikmat yang diberikan Allah dari sejak kita lahir dalam keadaan tidak tahu apa-apa, namun telah dilengkapi dengan istrument yang membantu kita mengerti keadaan sekitar kita, yakni pendengaran, penglihatan, penciuman, akal dan lainnya.
2. Nikmat yang diberikan Allah kepada kita selama perjalanan hidup kita berikut kelengkapan tubuh yang ada.
Allah SWT berkata : “Jika manusia hendak menulis jumlah nikmat dari Allah dengan menggunakan air laut sebagai tintanya, maka belum habis nikmat yang ada tersebut ditulis, telah habis lebih dahulu air laut tersebut. Begitulah besar dan tidak terhitungnya nikmat dari Allah”.
Oleh karena itu.. jadilah manusia yang selalu bersyukur dan bukan kufur terhadap nikmat dari Allah SWT.