Oeni Dhian with Her Small World..... ^_^

dian's posts with tag: review buku

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag review buku
ReviewReviewReviewReviewBe Negative…Jun 5, '08 11:07 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Naomi Susan/Agoeng Widyatmoko



Penerbit : iNSpired books. 2007
Jumlah Halaman : 100


Buku ini sempat menjadi buku wajib yang Dian tenteng kemana pun Dian pergi dan ditarok manis dalam tas Dian..

Isi buku ini memberikan banyak motivasi, semangat dan gambaran hikmah bagi setiap orang yang punya masalah ataupun tidak dengan motivasi.

Sekali-sekali Dian memang merasa termotiviasi, meskipun terkadang nggak juga..hehehe..
Namun secara keseluruhan, buku ini baik sekali untuk menyembuhkan rasa gak pede atau merasa down ketika kita menghadapi suatu masalah.. dan merupakan buku versi sederhana dan unik dari sebuah buku motivasi.

Buat mereka yang males baca buku motivasi yang tebel-tebel, cukup baca buku ini aja.. pasti menemukan hal-hal yang tidak negative deh….

Keren bukunya !!!!


Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Helvi Tiara Rosa, Asma Nadia, DKK


Penerbit : Lingkar Pena, Cetakan 1. Februari 2008
Jumlah Halaman : 290


Sebenarnya rada telat ya mereview buku yang keluar sejak bulan Februari ini, karena Dian baru bacanya bulan April kemaren.

Namun, tetap pengen sharing ke temen-temen sekedar menggambarkan betapa ternyata bermanfaatnya ikut serta dalam suatu komunitas bernama Multiply ini, karena salah satunya bisa membaca tulisan-tulisan keren dari temen-temen sesame pengguna Multiply.
Rasanya nikmat sekali menemukan komunitas yang menghasilkan hal yang positif. 

Buku ini sendiri, dibagi atas beberapa bagian oleh editornya. Mulai bab mengenai Cinta dan Pengorbanan, tentang Makna dan Pengajaran, tentang Sikap dan Sudut Pandang, tentang Asa dan Tawa, tentang Perhatian dan Persahabatan dan bagian yang sedih-sedih yakni tentang Sakit dan Kematian.

Masing-masing bagian tersebut ditulis dengan begitu tulus dan original oleh para blogger, karena memang seperti itulah bentuk tulisan mereka pada multiply mereka.

Tentu sebagai sebuah buku yang merupakan kumpulan tulisan dari banyak orang, Dian pribadi memiliki beberapa tulisan yang memiliki kesan tersendiri. Semua tulisan menarik dan memberikan banyak hikmah.. namun terhadap beberapa tulisan Dian menemukan hal-hal lain yang menyentuh…., antara lain :

1. Puisi dari anakku [Tomi Satryatomo].
Tulisan ini bener-bener menyentuh, tulisan dari si Faiz yang bikin seorang ayah jadi terharu.. Dian pribadi amat menyukai sentuhan cinta personal pada tulisan tersebut.
2. Ada cinta pada perempuan itu. [Lizsa Anggraeny].
Rasa haru menyentuh hati Dian melihat penggambaran karakter permpuan dalam tulisan ini..
3. Secangkir teh Inggris. [Fatima Zahra].
Tulisan ini membuat Dian jadi pengen tau siapa penulisnya dan pengen kenal… [Halo Ima.. akhirnya kita jadi temen ya…..]
4. Si kecil dan kalender [Bayu Amus]
Perasaan haru Dian sering muncul setiap melihat kondisi seperti yang digambarkan kang Bayu dalam tulisan ini.. bener-bener nice writing deh...
5. Seribu pohon cinta buat Richard [Jullie Guerre].
Tulisan si Ibu Jempol ini emang dalam banget. Dituliskan secara sederhana, namun terasa banget cinta yang mendalam pada tiap gambarannya….
6. Ayahku funky [Menhariq Noor]
Kocak dan beda banget penulisannya.. membuat Dian ampe dua kali membacanya saking demennya…hehehe
7. Disepanjang jalan sajadah punyamu, Ayah. [Helvi Tiara Rosa]
Ini tulisan pendek kedua dari kak Helvi yang Dian baca…[Dian suka dengan kak Helvi, tapi miskin bacaan karya beliau… sedih ya…. ???}
Tulisan ini emang dalam, menggambarkan satu babak kehidupan yang banyak memberikan hikmah bagi pembacanya…


Masih banyak lagi sebetulnya cerita-cerita yang memberi hikmah dalam buku ini…
Dian berani bilang bahwa buku ini merupakan buku wajib bacanya para blogger multiply deh !!!


ReviewReviewReviewAisyah PutriJun 5, '08 11:00 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Teens
Author:Asma Nadia

Penerbit : Lingkar Pena. Cetakan IV, 2007
Jumlah halaman : 187

Latar belakang buku ini dibeli, karena rasa ingin tahu Dian mengenai cara mbak Asma menggambarkan atau melihat problematika mengenai valentine dari kacamata tokoh remaja muslimah yang bernama Aisyah Putri.

Meskipun belum terlihat kegamblangan garis penolakan terhadap keberadaan valentine, karena masih terlihat adanya gambaran cerita karakter tokoh Abang-abang si Aisyah yang dibeberapa bagian tulisan sepertinya menikmati moment valentine tersebut, meskipun pada bagian akhir cerita mulai berbeda. Namun keberanian mbak Asma mengangkat tema tersebut dan memberi masukan yang tidak menggurui bagi pembacanya yang ABG, patut diacungi jempol.

Isi ceritanya sendiri sederhana, namun cukup kuat pada tema dan tujuan dibuatnya cerita itu sendiri.

InsyaAllah, jika Dian suatu hari nanti punya anak ABG, maka bacaan demikian termasuk yang Dian rekomen untuk dibaca deh.. tentunya dengan bantuan dan masukan informasi dari orang tua yang lebih banyak untuk membantu pemahaman yang lebih baik.

Nice work buat mbak Asma nadia… !!!


ReviewReviewReviewReviewDari Penjara Taliban Menuju Iman Jun 3, '08 11:40 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Anton Kurnia


Penerbit : MIZAN
Cetakan Pertama, 2007
Jumlah halaman : 190 halaman


Buku ini merupakan penggambaran kisah kehidupan Yvonne Ridley, seorang wartawati feminis Inggris yang akhirnya menjadi seorang mualaf setelah ditawan oleh pihak Taliban dan ia kini menjadi Pembela Islam di Barat.

Lika-liku kehidupannya sebelum menjadi muslimpun digambarkan meskipun tidak terlalu banyak. Bagian dari buku yang menceritakan Yvonne disekap oleh Talibanpun diceritakan dengan cukup lengkap. Buku ini mencantumkan sekelumit hasil wawancara dengan yang bersangkutan, serta ceramahnya di Global Peace and Unity conference 2006 di London.

Sebuah buku yang amat menarik dan cukup menggugah rasa keislaman kita dari sudut pandang yang berbeda….


Category:Books
Genre: Religion & Spirituality
Author:Drs. Dyajadi. MT


Penerbit : Pustaka Al kautsar.
Cetakan pertama. November 2007
Jumlah Halaman : 356.



Buku ini merupakan buku yang berupaya menggambarkan secara singkat pengakuan sekitar 100 orang yang mendapatkan hidayah untuk memeluk agama islam sebagai wujud keyakinan mereka.

Orang-orang yang diceritakan didalam buku ini ada yang berasal dari Luar Negeri dan ada yang berasal dari Dalam Negeri [Indonesia].

Pada buku ini juga tergambar [meskipun sangat singkat] beberapa alasan yang mendasar mengenai kepindahan agama oleh mereka.

Buku ini cukup menarik untuk dibaca, terutama sebagai pengingat bagi kita yang menjadi Islam karena lahir dalam keluarga islam alias Islam keturunan, karena dapat mengingatkan kita untuk lebih ikhlas lagi menjalani ketentuan agama islam, karena ada contoh keberadaan orang-orang lain [orang-orang dalam buku ini] yang berusaha keras hingga ada yang sampai dibuang oleh keluarga demi keyakinan mereka memeluk agama islam.


ReviewReviewReviewDunia Tanpa Warna [Kumpulan Novelet]Jun 3, '08 11:20 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Romance
Author: Mira W
Penerbit : Gramedia
Edisi I, Juli 2007
Jumlah Halaman 396


Terdapat 7 cerita terkategori novelette didalamnya. Cerita yang berjudul “Dunia tanpa warna” menceritakan proses hubungan antara suami istri yang telah lama belum mempunyai keturunan dengan seorang anak angkat yang buta. Sebuah cerita yang mengharukan.
Cerita lainnya bervariatif mengenai hubungan seseorang dengan orang lain yang isi cerita cenderung berwarna gelap dalam arti banyak menceritakan kepedihan dalam hubungan rumah tangga hingga cinta yang tidak sampai.

Daya tarik buku ini adalah pada kekuatan kata-kata atau kalimat-kalimat yang dibuat oleh pengarang.
Buku ini merupakan buku Mira W yang pertama kali Dian baca.. ^_^

Sebuah buku yang bagus untuk dibaca….


ReviewReviewReviewReviewReviewLaskar Pelangi, Sang Pemimpi, EdensorJan 24, '08 10:31 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka
Cetakan : laskar pelang (ke enam, februari 2007), sang pemimpi (cetakan ke enam, juni 2007) dan Edensor (cetakan pertama, mei 2007)
Jumlah Halaman : Laskar Pelangi (528), Sang Pemimpi (290) dan Edensor (288).


ITS A "MUST READ" BOOK !!!!

Memotivasi...
Sederhana...
Kocak....
Haru...
Indonesia Banget...


Dian menghabiskan waktu 1 minggu membaca ke tiga buku tersebut. Setelah Bang Asis..[suami tercinta] selesai membaca ketiga buku itu sebulan belakangan ini..
Buku ini udah Dian beli sejak Agustus 2007 lalu, namun baru tergerak membacanya minggu ini...
Kenapa..? karena feeling Dian bilang itu buku bagus.. dan pasti akan mempengaruhi waktu Dian..
dan bener....
untuk buku Laskar Pelangi.. Dian coba baca dengan menyicil..supaya tidak lupa dengan kewajiban sebagai istri..hehehe...
sementara buku Sang Pemimpi dan Edensor.. believe it or not.. Dian selesaikan dalam satu hari....

Buku Ini..

Memotivasi..karena banyak sekali pengalaman hidup yang tidak menggurui namun mengenai di hati.. dan terasa banget sindiran2nya bagi orang2 Pemalas seperti Dian...

Sederhana... karena memang jalan ceritanya amat sederhana, namun penyampaiannya amat berpengetahuan.... penggunaan istilahnya tidak sederhana...meskipun jalan ceritanya sederhana..dan filsafat serta sastranya terasa ringan namun dalam... hebat pokoknya...

Kocak..karena sudah lama banget Dian nggak membaca novel yang membuat Dian tertawa terbahak-bahak, sampai mengeluarkan airmata... buku ini menyampaikan situasi lucunya dengan lugu, menyindir..dan lucuuuu banget....

Haru.... karena hampir dipastikan, disetiap buku, ada bagian yang dian terseguk2 menangis.. ketika Lintang gak lanjut sekolah, ketika Ayah si Ikal menulis surat atau cerita ttg pribadi Arai.. bener2 membuat Dian menangis.. malu pada diri sendiri serta sedih karena tidak mampu berbuat apa2...

Salah satu kalimat dalam novel Laskar Pelangi yang membuat Dian tercenung dan menangis cukup lama adalah ketika Lintang berkata kepada Ikal begini :
”Jangan sedih Ikal, paling tidak aku telah memenuhi harapan ayahku agar tidak jadi nelayan...”
wuiiih... habis airmata berderai-derai.. sampai-sampai Dian mengistirahatkan diri sebentar untuk melanjutkan membaca buku tersebut....

Indonesia banget.. karena penggambaran, setting, bahasa yang digunakan.. berbeda dari novel2 yang laku dipasaran saat ini..
melayunya tebal sekali..sehingga nyaman membaca nya..mengobati rasa kangen akan novel2 melayu... seperti karangan buya hamka...[meskipun tentunya belum menyamai level buku2 Buya Hamka..].. namun sudah cukup mengobati kerinduan akan sastra melayu...

Selamat buat Andrea Hirata...

ditunggu buku ke empatnya ya...
Feeling Dian tuh buku yang udah dikasih judul "Maryamah Karpov" ada hubungannya deh dengan tokoh A ling..ataupun tokoh perempuan disamping Andrea kelak..hehehe...

Tentang isi buku, ataupun komen para tokoh ternama atas buku ini..bisa dibaca dibukunya sendiri ya...
plus..tinggal goggling aja laskar pelangi dkk.. pasti deh udah ketemu...

sekali lagi...

ini buku WAJIB DIBACA YA........ !!!


ReviewReviewReviewReviewReviewPengalaman Asyik Perempuan Pergi BerhajiJan 24, '08 8:21 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Religion & Spirituality
Author:Suzy Azeharie
Penerbit : Kata Penerbit
Cetakan : Pertama, September 2007
Jumlah Halaman : 85

Buku mungil bersampul bunga krisan kuning mix dengan warna hijau ini menarik sekali untuk dibaca.
Tidak hanya dari judulnya yang memberikan janji informasi bagus untuk mereka [termasuk Dian] yang belum pernah berhaji, juga cara penyampaian isi buku yang sangat populer membuat pembaca tidak pernah bosan untuk segera menamatkan buku ini...

Buku ini sukses Dian baca hanya dalam hitungan jam, dan menarik sekali.
Buku ini juga bagus kog buat dibawa pergi berhaji, karena informasinya unik dan mungkin tidak pernah diajarin para pembimbing haji...^_^
Termasuk gambaran dari Penulis, mengenai kehidupan di tanah suci tersebut. Perbandingan suasana kota Mekkah dan Madinah yang digambarkannya seperti Yin dan Yang dalam ajaran Zen.. menarik sekali..
Tidak jarang sesekali, muncul airmata kerinduan dari Dian untuk menuju tanah suci tersebut bersama Mama dan Papa...[sigh].

Sekali lagi...
Buku ini sangat informatif dan bagus banget buat modal bagi pemula untuk persiapan berangkat Haji....

ReviewReviewReviewBiru : Blue EarthJan 24, '08 8:09 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Phy [ephywords.multiply.com]
Penerbit : pribadi Ephy
Cetakan : Pertama kali ya... tahun 2007
Jumlah Halaman : 57

Ini buku sangat menarik..
Kenapa ? Ditulis oleh seorang gadis muda, calon arsitek, ditulis dalam bentuk campuran prosa dan puisi, plus diterbitkan sendiri dan dibagikan secara gratis kepada orang-orang terdekatnya...

isi bukunya juga menarik...
mulai dari penggunaan nama-nama tokoh yang amat jarang ditemukan di buku lain, juga jalan cerita yang sebenarnya sederhana, namun cukup dalam. plus penggabungan cara penulisan antara puisi dan prosa...

Bagi Dian pribadi, ini merupakan model tulisan yang unik...
terlepas dari tema cerita yang sebenarnya bicara hal umum yakni cinta.. namun penyampaiannya cukup membuat pembacanya harus menkerutkan kening sebentar untuk mendapatkan penafsiran yang cocok dengan yang diinginkan si pengarang...

Sayangnya tulisan ini belum tentu populer dikalangan pencinta teenlit atau kaum berbahasa campur aduk..karena memang tulisan ini dibuat Ephy untuk mengisi kekosongan jenis novel yang merupakan gabungan sastra dan popular...

nice work buat ephy...


ReviewReviewReviewReviewShit HappensJan 24, '08 7:58 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Christian S. dan Windy Ariestanty
Penerbit : Gagas Media
Cetakan : Kedua, 2007
Jumlah Halaman : 288

Vulgar...
Unik...
Beda...
Dewasa...
dan Menarik...

Itu yang bisa Dian katakan terhadap buku yang dari judul buku plus model cover yang kebalik ini...

vulgar.. karena dari awal kata-kata yang digunakan sangat amat tidak pake sensor...
Unik.. karena dikarang oleh dua orang editor, dan covernya yang terbalik...
Beda.. ini sangat relatif..mengingat selama ini Dian gak pernah baca buku model begini.. terakhir yang rada2 beda menurut Dian sih kayak novel Jomblo ya...
Dewasa... karena emang yang ditulis..gak pantes dibaca ama yang 21 tahun ke bawah deh.. entah apakah emang begitu obrolan kaum muda Jakarta, atau gimana..karena obrolan beginian jarang ditemukan di daerah deh kayaknya....
Menarik... karena setelah baca halaman 1-2, Dian tidak segan-segan mengeluarkan uang sebesar 31 ribu untuk buku tipis ini.. karena emang lumayan buat ngilangin stress..karena ceritanya simple dan cukup pantas untuk dipikirkan..


yang kurang menarik.. tipikal teenlit atau apa ya.. bahasanya terlalu "gaul"..khas terbitan gagas media kali ya...
campur aduk bahasa Indonesia dan Inggris..membuat novel ini patut dipertanyakan.. apakah menggusung bahasa Indonesia atau Inggris.. atau memang ingin menggambarkan sosok para eksekutif muda di Jakarta yang senang menggunakan bahasa campur aduk begitu ...

apapun itu..

novel ini menarik sekali untuk yang punya persoalan mengenai perjodohan, pernikahan ataupun sex orientasi.... sederhana, tapi menyentuh akar para kaum muda....


ReviewReviewReviewBy the river Piedra I sat down and weptJan 24, '08 7:49 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Paulo Coelho
Penerbit : Pt. Gramedia
Cetakan : Pertama, November 2005
Jumlah Halaman : 222

Pertama kali tertarik membaca buku ini, karena kadung jatuh cinta dengan tulisan Paulo sebelumnya, yakni The Alcemist...

Meskipun, jenis tulisannya rada mirip..yakni membingungkan sekaligus membuat ingin tau ending cerita.. tetap saja, buku ini tidak sebagus The Alcemist..
mungkin tema cerita tentang percintaan yang sebetulnya sudah bisa ditebak bagaimana endingnya ataupun karena terlalu banyak unsur "pelecehan" agama dalam novel ini yang membuat Dian kurang gitu dapat gregetnya..

terlepas dari itu semua..

buat mereka yang menyukai romance dan segala hal terkait dengan itu.. tulisan novel ini boleh juga untuk membuka mata mereka... supaya jangan menyesal dengan pilihan hidup atas cinta yang ada ...



ReviewReviewReviewKumpulan Cerpen Republika : Dokumen JibrilJan 24, '08 7:38 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:Dewi Lestari, dkk
Penerbit : Republika
Cetakan : Pertama, April 2005
Jumlah Halaman : 176

Dokumen Jibril adalah judul sebuah cerita pendek yang ada di buku ini. Cerpen ini berkisah tentang seseorang yang bertingkah aneh sepulangnya dari menunaikan ibadah haji. di Kota Makkah, sang Ayah mengaku bertemu dengan seorang laki-laki yang bernama Jibril.

Buku ini merupakan kumpulan cerpen dari 20 orang pengarang perempuan Indonesia yang tulisannya pernah dimuat di harian republika selama 12 tahun usia harian ini..

Buat yang pengen pertama kali baca tulisan salah seorang pengarang perempuan indonesia, buku ini bisa dijadikan salah satu bacaan yang baik.
ada tulisan Dewi dee lestari, djenar maesa Ayu, Asma Nadia, Helvy Rosa, Pipiet Senja, Ibrahim Ratna Idraswari, dan banyak lagi yang lain.

Dian pribadi suka baca buku ini, karena bisa tau minimal satu tulisan dari berbagai penulis perempuan. terus terang, melalui buku ini Dian baca pertama kali karangan pipiet senja, ibrahim ratna indraswari [yang sangat baik hati ketika dian ketemu pertama kali ama beliau 3 tahun lalu..] serta tulisan kak helvy..

secara garis besar.. korelasi kumpulan cerpen ini ke dunia baca sekarang ini adalah mempermudah para pemula atau pembaca yang baru mencoba mengenal lagi dunia cerita orang indonesia, melalui buku ini jadi bisa tahu bagaimana cerpen perempuan indonesia.


Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Sydney Sheldon
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama, Juni 2007
Jumlah Halaman : 471 halaman.


Bagi penggemar berat buku-buku karya Sydney, maka merupakan sebuah keharusan untuk memiliki dan membaca buku ini.

Kita tahu sekali bagaimana hebatnya novel karya Sydney Sheldon ini, baik dalam tema cerita, setting, cara penggambaran adegan, plot yang cepat dan ending yang unpredictable. Mulai dari novel berjudul “wajah sang pembunuh”, kemudian “Lewat tengah malam” hingga yang terakhir “apakah kau takut gelap?”.

Buku memoar ini alur ceritanya mirip dengan novel-novelnya sendiri. Plot serta cara penyampaiannya selalu membuat kita ingin tahu apa yang terjadi pada halaman berikutnya sehingga tidak terasa kita telah hanyut dalam cerita buku ini…

Penggambaran kisah pribadi yang rumit dan penuh liku, ternyata membuat Sydney pernah mengalami fase hendak bunuh diri, kemudian kenyataan ia mengidap penyakit manicdepresi serta sakit tulang belakang karena ada pergesaran pada mangkok tulang, semua dihadapi oleh Sydney. Selain itu juga, dengan ciri khas nya dalam membuat humor dalam sebuah cerita, Sydney juga tidak lupa menggambarkan berbagai ironi kehidupannya dalam sudut pandang humor. Seperti perubahan nama belakangnya menjadi Sheldon serta perubahan nasibnya yang turun naik seperti sebuah Lift.

Meskipun memoar ini lebih banyak menggambarkan kehidupannya selama jatuh bangun di dunia perfilman dan menjelang penulisan novel perdananya, namun cukup banyak membantu kita jadi lebih tau mengenai sydney.

Benar-benar merupakan perjalanan hidup yang amat menarik. Sehingga tidak mengherankan jika novel-novelnya juga selalu menarik untuk dibaca. Sayangnya memoar ini sedikit sekali memberi gambaran atau menceritakan proses pembuatan novel-novelnya sendiri…
Kebanyakan ceritanya berputar pada musik, skenario, sutradara dan produser film yang pernah dilakukan oleh Sydney sebelum menulis novel.
Penggambaran kehidupan pribadinya [pernikahannya] –pelit- ditulisnya. Namun tergambar juga bahwa Sydney telah mengalami 3 kali pernikahan, kemudian pernah berstatus playboy.
Disisi lain juga digambarkan dalamnya cinta Sydney kepada istrinya, sebagaimana sering ditulisnya di setiap halaman pertama novelnya yakni “Untuk Jorja” (kata ini ada disetiap novel yang ditulisnya hinga meninggalnya Jorja). Dan “Untuk Alexandra” (istrinya terakhir).


Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Dr. Ahmad Sudirman Abbas

Penerbit : Qultum media
Cetakan : Pertama, 2007
Jumlah Halaman : 126 halaman.


Niat pembuatan buku inilah yang patut diacungin jempol. Karena tidak lain dan tidak bukan adalah untuk terus mengajak para pembacanya berupaya menegakkan sholat malam atau tahajud…

Penggambaran kisah nyata pelaku tahajud oleh beberapa orang dalam buku ini membuat kita cukup tergugah untuk mencoba memotivasi diri dengan trik dan tips yang diberikan oleh si pengarang.
[Catatan : Meskipun pernyataan bahwa pelaku tahajud adalah orang-orang sukses, hingga detik Saya membacanya hanya dua tokoh pertama saja yang Saya kenal, selebihnya saya tidak tahu siapa tokoh tersebut, sehingga membuat saya mempertanyakan kembali judul buku yang mencantumkan kata “orang-orang sukses”. Karena sepertinya terjadi perbedaan persepsi atas judul tersebut dengan apa yang dipaparkan oleh si penulis dalam buku ini].

Terlepas dari kenyataan bahwa sebetulnya buku ini juga banyak menggambarkan kondisi kehidupan si penulis yang amat percaya diri ini [-bahkan Saya menilainya sebagai suatu bentuk Curhat : curahan hati, karena banyak cerita yang terkait upaya penulis dalam menyelesaikan sekolahnya yang digambarkan sangat singat dengan hasil terbaik serta termasuk masalah “perselisihan”nya antar sejawat..yang menurut hemat Saya tidak penting untuk ditulis dalam buku ini, kecuali jika buku ini merupakan biografy…]
Namun… buku ini tetap memberikan banyak inspirasi dan motivasi bagi kita untuk mau bangun malam dan menegakkan sholat Tahajud.

Salah satu dari sekian banyak hikmah Tahajud yang digambarkan dalam buku ini adalah apabila kita sholat tahajud, maka setelahnya pikiran kita akan jernih dan dapat melakukan banyak hal yang kratif pada hari tersebut. Termasuk diantaranya menulis karya-karya kita.
[Hal inilah yang cukup menggugah Saya untuk kembali ke track hidup semestinya, yakni menyelesaikan tugas akhir kuliah Saya…  ]



Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:James f. Twyman
Penerbit : PT. Serambi Ilmu Semesta
Cetakan : Pertama, April 2007
Jumlah Halaman : 161 halaman.


Buku berukuran kecil ini (Saya sering menyebutnya sebagai ukuran buku saku), sarat akan dinamika cinta dan sangat romantis. Cocok sekali buat yang terbiasa membaca buku-buku roman dan yang bertemakan serta mengidolakan cinta antar laki-laki dan perempuan.

Tema cerita sangat sederhana dan klasik, yakni bahwa menemukan cinta sejati itu membutuhkan lika liku kehidupan serta diiringi sikap pengelakan (denay) akan perasaan tersebut pada hati sepasang manusia.

Ending cerita mudah sekali untuk ditebak, namun perjalanan menuju pada akhir cerita penuh dengan adegan yang membuat turun naik emosi cinta.

Pohon lamaran ini sendiri hanyalah sebuah tempat dimana kisah cinta sejati antara Fredrick dan Carolyn yang penuh liku tersebut dimulai. Pohon Lamaran tersebut menjadi saksi kehidupan kedua tokoh utama cerita ini.

Buku saku ini, sangat mudah dibaca, karena penyampaiannya indah namun jelas. Cukup waktu 2 jam lebih sedikit, kita sudah dapat menyelesaikan membaca buku ini. Sangat ringan, tetapi dalam jika terkait tema cintanya.

Yang pasti buku ini sangat cocok untuk mereka yang jatuh cinta, ingin tahu cinta dan yang mengidolakan cinta.



Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Dina. Y. Sulaeman

Penerbit : Pustaka IIman
Cetakan : Ke tiga, Mei 2007
Jumlah Halaman : 219 halaman.


Buku ini mempunyai beberapa bagian penyampaian, diantaranya : Penggambaran tokoh Husen Tabataba’I sewaktu kecil hingga berusian 16 tahun, kemudian kisah perjalanan si Husein terkait pembicaraan mengenai Al-qur’an, berlanjut dengan penjelasan mengenai metode penghafalan Al-qur’an ala Husein dan terakhir tentang rumah Qur’aini, sebuah metode yang hendak diterapkan di Indonesia terkait penghafalan dan pemahaman Alqur’an sejak dini atau anak-anak…

Husein sendiri menerima gelar Doktor (HC) nya setelah melewati ujian di Inggris selama 210 menit dan 2x pertemuan dan juga meliputi 5 bidang : Menghafal alqur’an dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Ibu, menerangkan topik ayat Al qur’an, menafsirkan dana menerangkan ayat Alqur’an dengan menggunakan ayat lainnya dari Alqur’an, bercakap-cakap dengan menggunakan ayat Alqur’an serta metode menerangkan makna Al qur’an dengan metode isyarat tangan.

Husein lulus ujian tersebut dengan nilai 93 (setara dengan nilai untuk level Doktor Honoris Kausa). Dan ini dilakukannya ada usia 7 tahun……..

Penggambaran kemampuan Husein dalam buku ini benar-benar mengasyikkan. Tidak terasa satu hari dapat digunakan untuk membaca guku ini hingga habis. Dan membuat kita terkagum-kagum dengan kemampuan Husein. Cara penyampaian berikut gambar-gambar yang ditampilkan juga menunjang alur penulisan buku ini.

Jika pada saaat sekarang ini banyak orang tua yang bangga akan kemampuan anak balitanya terhadap lagu, atau musik klasik atau menggambar.. maka sudah waktunya persepsi tersebut diarahkan kepada kebanggaan orang tua jika anaknya sejak dini telah menguasai ayat-ayat Alqur’an dan memahaminya.
Salah satu keinginan mencapai hal tersebutlah yang menjadi latar belakang dibuatnya rumah Qur’ani yang memperkenalkan ayat Alqur’an dengan menggunakan metode isyarat tangan seperti yang dilakukan oleh Husein.

Buku ini sangat bagus untuk dibaca oleh seluruh muslim Indonesia, termasuk para orang tua yang memiliki anak balita. Amatlah penting memperkenalkan Alqur’an sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan kita…..





ReviewReviewReviewReviewThe Alchemist Aug 15, '07 6:52 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:Paulo Coelho
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Ke empat, Februari 2007
Jumlah Halaman : 213 halaman.


“Kalau kau menginginkan sesuatu, Seisi Jagat Raya akan bekerja sama membantumu memperolehnya….”

Dengan bermodal kalimat tersebut dan meyakini akan adanya takdir, perjalanan kehidupan seorang anak laki-laki dimulai. {namanya Santiago..dan hanya disebutkan satu kali pada halaman pertama novel] . Hingga akhirnya ia menemukan banyak hal dalam kehidupan yang terkait pada Hati, Takdir, Cinta dan segala hal yang berujung pada kemenangannya melalui ujian-ujian kehidupan tersebut.

Buku ini juga menggambarkan takdir mempertemukan anak laki-laki tersebut dengan tokoh si Alkemis yakni orang yang memahami kekuatan-kekuatan alam dengan menggunakan hati.

Dibalut dengan tema cerita mengenai usaha anak laki-laki ini menemukan harta karunnya, alur cerita juga membawa kita pada dunia cinta anak laki-laki tersebut ketika ia bertemu Fatima.

Penuturan bahasa dan ending cerita yang cukup unik, karena setelah kita diajak bertualang ke berbagai peristiwa, akhirnya pertualangan tersebut berakhir justru di tempat di awal kisah anak laki-laki tersebut mulai melangkah..

Penyampaian ceritanya sangat beda dan tidak biasa. Hal ini menjadi nilai plus juga buat buku ini. Namun terkadang kesulitan dalam mengerti bahasa-bahasa sastra yang tidak biasa ini dapat merusak imaginasi kita terhadap maksud alur ceritanya. Pengungkapan kata-katanya juga diluar kebiasaan yang pernah Saya rasakan. Meskipun terkadang lama untuk dicerna, namun tetap menarik..apalagi kalau kemudian kita berhasil menangkap makna dari kata-kata tersebut. Begitu mengasyikan.

Paulo Coelho sendiri merupakan salah satu pengarang dari Brazil yang karangannya cukup banyak dibaca di dunia, dan ia sering mendapatkan penghargaan tingkat internasional. Karyanya yang lainpun memiliki kekuatan dalam bahasa penyampaian yang sama.

Keteguhan hati yang digambarkan oleh tokoh anak laki-laki dalam buku ini cukup tergambar jelas untuk mempengaruhi jiwa pembaca untuk juga dapat memiliki kekuatan yang sama dalam menghadapi kehidupan yang keras dewasa ini.




ReviewReviewReviewReview“Jangan Jadi Muslimah Nyebelin”Jul 19, '07 8:07 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Asma Nadia


Penerbit : PT. Lingkar Pena Kreativa
Cetakan : Ke Tujuh, Februari 2007
Tebel buku : 212 Halaman

Membaca judulnya saja pasti dijamin akan menarik perhatian para jilbaber (istilah yang digunakan Asma Nadia bagi para perempuan berjilab pada buku ini). Sebuah stempel/cap bertuliskan “Salon Kepribadian” pada cover yang berwarna menarik tersebut turut mendongkrak rasa ingin tahu para pembaca untuk menyelami isi buku ini. (Satu point selling yang patut diacungi jempol buat pihak penerbit… ! )

Buku ini berangkat dari keinginan penulis untuk membuka mata kaum muslimah mengenai hal-hal yang mungkin selama ini ada disekitar mereka namun tidak terlalu diperhatikan atau tidak mau memperhatikannya. Mulai dari kekhawatiran penulis mengenai penampilan para jilbaber, hingga sikap yagn dimunculkan oleh para kaum muslimah tersebut. Termasuk kekhawatirnnya mengenai prilaku “mengeksklusifkan diri” para kaum muslimah tersebut terhadap masyarakat, khususnya kaum perempuan yang belum mengenakan jilbab.

Penggunaan bahasa yang cukup jauh dari kriteria berbahasa Indonesia yang baik, namun sangat komunikatif karena menggunakan “bahasa gaul” alias bahasa anak jaman sekarang, juga memberikan nilai tersendiri terhadap buku yang dikategorikan sebagai buku non fiksi ini. Dipastikan hal ini dilakukan oleh penulis untuk mempermudah kaum muda muslimah mencernanya, sekaligus menghilangkan rasa bosan ataupun rasa digurui.
Sebuah cara yang efektif untuk mendekati kaum muda yang cenderung sering menolak setiap “nasehat/pencerahan” atas hal-hal yang sifatnya menggurui prilaku mereka.

Isi buku itu sendiri tergambar jelas pada bagian Daftar Isi buku. Pembahasan berikut solusi dalam bentuk tips dan trik diberikan penulis, mulai dari masalah yang sering dianggap remeh (seperti masalah bau keringat, bau mulut dan bau-bau lainnya), juga kebiasaan-kebiasaan jelek seperti nyelekit, lelet, jorok, kaku hingga perilaku-perilaku yang benar-benar alias asli nyebelin, seperti jilbaber yang bergandengan tangan dengan non muhrim ataupun jilbaber yang mengajak non muhrin masuk ke dalam kamar atau kost dan menutup pintu).

Penggambaran berikut solulsi yang cukup baik dan jelas mengenai perilaku para muslimah pemakai jilbab ini diyakini dapat membuka mata para pemakai jilbab, baik yang baru akan mulai mengenakan, maupun para “senior” dalam memakai jilbab. Banyak hal-hal yang selama ini tidak begitu diperhatikan, menjadi hal yang seharusnya diperhatikan, karena terkait pada hakekat jilbab sebagai sebuah identitas keislaman seorang perempuan dan selaku upaya promosi positif akan Islam, sehingga setelah membaca buku ini, para jilbaber selaku pelaku promosi harus tahu akan hal-hal apa saja yang dapat merusak nama Islam yang diusungnya, dengan cara menghindari hal-hal yang menyebalkan tersebut lebih awal.



ReviewReviewReviewReviewReviewCatatan Hati Seorang IstriJul 19, '07 7:56 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Parenting & Families
Author:Asma Nadia
Penerbit : PT. Lingkar Pena Kreativa
Cetakan : Pertama, Mei 2007
Tebal Buku : 212 halaman


“Dan saya kira saya hampir saja berpoligami, kalau saja saya tidak bertemu seorang teman. Ikhwan yang memberi satu pernyataan yang luar biasa benar dan akhirnya berhasil mengubah niat saya”.
Dalam hati saya menebak-nebak kemana penjelasan Pak Haris berikutnya.
“Ikhwan itu berkata begini, mbak Asma… Jika saya menikah lagi : Pertama, kebahagiaan dengan istri kedua belum tentu,… karena tidak ada jaminan untuk itu. Apa yang diluar kelihatan bagus, dalamnya belum tentu. Hubungan sebelum pernikahan yang sepertinya indah, belum tentu terealisasi indah. Dan sudah banyak kejadian seperti itu”>
Benar sekali..komen saya dalam hati.
“Yang kedua, Pak ?”
Lelaki itu terdiam, lalu menatap saya dengan pandangan serius.
“Sementara luka hati istri pertama sudah pasti dan itu akan abadi.”
Saya melihat Pak Haris menarik napas panjang, sebelum menuntaskan kalimatnya,
“Sekarang, bagaimana saya melakukan sebuah tindakan untuk keuntungan yang tidak pasti, dengan mengambil resiko kerusakannya pasti dan permanen?”.

Sebuah dialog pembuka novel yang amat dalam yang berhasil dipaparkan Asma Nadia secara cantik. Dialog yang terdapat pada halaman 5 buku ini akan mampu membuat pembaca tertegun sebentar, dan tidak mau berhenti membaca buku ini hingga selesai.
Isi buku ini benar-benar merupakan perwakilan dari curahan hati seorang istri, yang dalam hal ini oleh Asma Nadia diambil dari banyak sumber dan sangat bervariatif. Tidak saja merupakan curahan hati atau kekhawatiran diri si penulis,seperti cerita mengenai perjumpaan penulis dengan sepasang suami istri di daerah Gunung Sahari, ataupun peristiwa di Seoul ketika penulis berada disana, namun juga membahas banyak hal, mulai dari curahan hati seorang istri yang dipoligami, yang diselingkuhi, hingga yang dianiaya oleh suami.

Cara penulis membagi bab demi bab nya lumayan enak, meskipun terdapat kecenderungan terkesan satu dua cerita yang bias tema dari bab tersebut. Namun dalam beberapa bab yang didahului oleh catatan pengalaman pribadi si penulis, cukup membantu pembaca untuk mengira atau membayangkan gambaran catatan hati para istri lainnya yang akan dibaca.

Rekaman perjalanan hidup si penulis sebagai perempuan, istri dan ibu dari anak-anaknya serta pengalaman, pertanyaan berikut ketidak mengertiannya akan isi kepala laki-laki serta upaya mencoba mewakili potret keheidupan sebagai perempuan adalah hal-hal yang melatarbelakangi lahirnya tulisan ini… Dan itu tergambar dalam bahasa yang indah, santun dan begitu dalam.

Bahkan cara penulis menggambarkan kondisi, keadaan hingga hal-hal kecil dalam alur cerita yang berbentuk catatan-catatan (beberapa malah mirip goresan diari..) amat menyentuh. Tidaklah menjadi hal yang aneh jika pembaca akhirnya malah terlibat secara emosi, terharu hingga larut dalam kesedihan, kekuatan dan keyakinan yang digambarkan penulis tersebut. Lembar demi lembar catatan tersebut memberikan pengaruh positif bagi pembaca.

Buku ini tidak hanya bagus untuk dibaca oleh para istri sebagai salah satu sumber informasi untuk mendapatkan pencerahan, namun tidak kalah baiknya, jika juga dibaca oleh para suami..sehingga para suami tersebut bisa – minimal sedikit – mengerti dan mendapat gambaran mengenai isi hati para perempuan yang menjalani peranannya sebagai seorang istri.



ReviewReviewReviewReviewNagabonar jadi 2Jul 19, '07 4:10 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Parenting & Families
Author:Akmal Nasery Basral
Penerbit : Andal Krida Nusantara (AKOER)
Cetakan : Pertama, April 2007
Tebal buku : 244 halaman

Akmal Nasery Basral berhasil membuat novel berdasarkan atau diadaptasi dari Film yang sukses di pasaran, namun berbeda dari novel adaptasi umumnya yang cenderung seperti duplikasi sebuah skenario. Novel nagabonar jadi 2 ini benar-benar hidup dalam goresan Akmal menggunakan sudut pandang si tokoh, yakni Nagabonar sendiri.

Jalan ceritanya sendiri tetap sama dan sealur seperti film layar lebarnya. Dikisahkan mengenai beberapa konflik yang muncul antara tokoh ayah dan anak sebagai akibat perbedaan zaman. Nagabonar masih cenderung mengenang masa perang serta masa keberadaan istrinya masih hidup, sementara Bonaga, sang anak merupakan hasil didikan S2 dari luar negeri.

Puncak konflik muncul ketika Bonaga berniat meminta ijin Nagabonar guna mengelola tanah pertanian Kelapa sawit milik Nagabonar untuk menjadi sebuah kawasan wisata lengkap dengan hotel dan segala fasilitasnya. Yang memperparah konflik juga perihal masalah yang sepertinya sepele, seperti Nagabonar menolak keras investor yang ternyata berasal dari Jepang. Sebuah negara yang pernah menjajah Indonesia.

Selain konflik utama tersebut, masih ada beberapa adegan ataupun kejadian yang menunjang kerennya jalan cerita Nagabonar jadi 2 ini, seperti masalah percintaan antaran Bonaga dan Monita, serta keberadaan tokoh Umar yang membangun jalan cerita hingga menonjolkan masalah Nasionalisme, serta banyak hal-hal positif yang tergambar pada novel ini berdasarkan kacamata Nagabonar.

Minus novel ini hanyalah pada masalah teknis, karena banyak terdapat kalimat-kalimat ataupun kata-kata yang salah ketik ataupun tidak tepat, sehingga cukup mengganggu proses membaca novel tersebut. Boleh dikata, pihak pengedit kurang bekerja secara maksimal.

Dua hal pokok yang membedakan novel ini dibandingkan filmnya adalah, pertama pada sudut pandang cerita yang hanya mengambil dari sisi tokoh Nagabonar saja, sehingga banyak adegan-adegan film yang apabila tidak melibatkan Nagabonar tidak akan dimunculkan, namun meskipun demikian, jalur cerita tetap apik serta tidak terdapat “kekosongan” pada aliran cerita novel.
Kedua, keuntungan digunakannya sududt pandang ini, membuat penulis memiliki wilayah yang lebih luas untuk mengeksplorasi cerita dengan memberikan gambaran cerita berdasarkan film Nagabonar yang pertama, guna membantu pembaca yang mungkin belum pernah menonton film Nagabonar yang sama. Sehingga sejak kapan muncul istilah “apa kata dunia” sekalipun dapat dimengerti oleh pembaca novel.

Penggunaan dua macam pilihan cover buku (satu bergambar Dedy Mizwar pemeran Nagabonar serta satu lagi bergambar Tora Sudiro pemeran Bonaga) juga patut dipuji untuk mendongkrak segi komersial novel ini. Sehingga cukup mempengaruhi para pembaca untuk membeli berdasarkan ketertarikan tokohnya sendiri, apakah mereka menyukai Nagabonarnya atau justru Bonaganya…

Latar belakang novel ini sendiri, mengambil setting masa kini, dimana digambarkan adanya berbagai benturan pola pikir yang dihadapi Nagabonar akibat perbedaan ukuran kehidupan miliknya dengan lingkungannya. Ia masih memagar kehidupannya dengan pola pikir masa lalu. Hal ini sangat tergambar pada salah satu kalimat Nagabonar yakni “ Ini salahku, Bonaga. Aku masih hidup di zamanmu, zaman yang sulit kumengerti tapi berusaha kupahami karena Aku sangat mencintaimu”.

Selain itu, penonjolan semangat nasionalisme pada beberapa bagian novel ini sangat bagus dan dipaparkan dengan baik, karena sikap nasionalisme ini boleh dikata makin berkurang pada diri bangsa Indonesia disaat sekarang ini. Dan tentunya tanpa bertujuan untuk menggurui pembaca, novel Nagabonar ini mengajak bangkitnya kembali semangat tersebut.



Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help